Text
If schools didn\'t exist: a study in the sociology of schools
Sebuah karya klasik dalam filsafat pendidikan, yang mempertimbangkan tujuan dan fungsi mendasar sekolah, diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk pertama kalinya.\r\n\r\nKarya klasik tahun 1971 ini tentang tujuan dan fungsi mendasar sekolah layak disandingkan dengan karya-karya penting lainnya pada era tersebut, termasuk Deschooling Society karya Ivan Illich, Pedagogy of the Oppressed karya Paulo Freire, dan How Children Fail karya John Holt. If School Didn\'t Exist karya Nils Christie, yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris untuk pertama kalinya, berbeda dari karya-karya tersebut karena tidak terlalu mempertimbangkan pendidikan formal (dan penghapusan sekolah formal) melainkan sekolah dan konteks komunitas serta sosialnya yang spesifik. Christie berpendapat bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat pembuktian bagaimana hidup bersama dalam masyarakat, bukan sekadar jalur perakitan yang menghasilkan warga negara dan karyawan masa depan.\r\n\r\nChristie menyajikan tiga contoh sekolah dalam berbagai lingkungan—sekolah desa Prancis yang menjadi landasan komunitasnya; sekolah-sekolah yang dikelola pemerintah federal untuk penduduk asli Amerika yang memfasilitasi pengalaman inferioritas; dan sekolah menengah Inggris yang memperkuat stratifikasi kelas. Ia memandang fungsi sekolah sebagai ruang penyimpanan (bagi segmen masyarakat yang tidak produktif), sebagai sarana diferensiasi (berdasarkan prestasi), dan sebagai penyebar pengetahuan. Ia memperkenalkan gagasan tentang masyarakat-sekolah, sebuah badan yang mengatur diri sendiri yang terdiri dari siswa, guru, orang tua, dan komunitas; dan ia menawarkan visi tentang masyarakat yang didasarkan pada normalisasi kebutuhan dan nilai-nilai komunitas lokal.\r\n\r\nNils Christie ; Translated and edited by Lucas Cone and Joachim Wiewiura ; Foreword by Judith Suissa.
No copy data
No other version available