/var/www/htdocs/pustaka-digital/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.topic) against (:subject in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.topic) against (:subject in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":subject" => "'+\"ikan introduksi\"'" ]
Sebagian dari kita mungkin tahu bahwa ikan hias semacam arwana brasil, oscar, platy, dan koi bukanlah ikan endemik Indonesia. Namun, barangkali hanya sedikit dari kita yang tahu bahwa beberapa ikan air tawar yang biasa dikonsumsi seperti mujair, mas, dan nila juga bukan ikan asli Indonesia. Mereka adalah golongan ikan-ikan introduksi (ikan pendatang) yang sengaja didatangkan ke Indonesia dengan…