/var/www/htdocs/pustaka-digital/lib/SearchEngine/SearchBiblioEngine.php:688 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\SearchBiblioEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(sb.biblio_id) from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode)))" "query" => "select sb.biblio_id, sb.title, sb.author, sb.topic, sb.image, sb.isbn_issn, sb.publisher, sb.publish_place, sb.publish_year, sb.labels, sb.input_date, sb.edition, sb.collation, sb.series_title, sb.call_number from search_biblio as sb where sb.opac_hide=0 and ((match (sb.author) against (:author in boolean mode))) order by sb.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ ":author" => "'+Isnanda, Romi'" ]
Kaba Lareh Simawang menghadirkan tema poligami, dikisahkan bahwa istri Tuanku Lareh tidak merestui suaminya untuk menikahi perempuan lain. Namun, Tuanku Lareh tidak peduli dan tetap melakukan poligami. Pada hari pernikahannya, istri Tuanku Lareh akhirnya bunuh diri dan membunuh anak-anaknya. Itu adalah resistensi kontemporer atas poligami yang dilakukan lewat sastra Minangkabau berjenis kaba. …
Kebudayaan hadir di tengah-tengah kehidupan manusia bukanlah seperti seorang pesulap yang memainkan kecepatan tangannya untuk mengubah suatu benda menjadi bentuk benda yang lainnya atau menggeser posisi benda, dari tempat yang satu ke tempat lainnya, namun melalui proses tindakan dan pemikiran bijak dengan dilandasi rasa memiliki yang tinggi oleh para tetua dan masyarakat yang hidup di massa la…